Vely’S bLoG











{June 6, 2009}   Fallacies of Reasioning_Relevance-Intrusion

Fallacies of Reasoning
Relevance – Intrusion

1. Blinding with science (menggunakan istilah ilmiah agar terlihat seolah benar)
2. Argumentum ad crumenam (kebenaran ditentukan oleh uang)
Contoh : pembeli adalah raja.
3. Emotional appeals (memanfaatkan emosi untuk mempengaruhi pendapat)
Contoh : Tidak mungkin dia bisa, ayo kita gunakan akal kita untuk mengalahkannya.
4. Every schollboy knows (lebih baik kamu setuju daripada dibilang oon)
Contoh : Anak SD saja tahu kalau Indonesia sudah masuk dalam 5 negara termiskin di dunia.
5. The genetic Fallacy (menilai kebenaran argumen berdasar siapa sumbernya)
Contoh : Keputusan menggusur rumah tempel itu berasal dari usulan para pengusaha real estate saja, jadi abaikan saja.
6. Argumentum ad hominem [abussive] (menyerang orangnya, bukan pendapatnya)
Contoh : Dia berusaha meyakinkan kita akan tidak memakai penyegar ruangan. Tapi jangan lupa beberapa tahun lalu dia dimasukkan ke penjara karena telah menyebarkan nama baik perusahaan makanan terkenal di Jakarta.
7. Argumentum ad hominem [circumstancial] (mempengaruhi pendapat dengan memanfaatkan posisi/kepentingan lawan)
Contoh : Apakah anda tidak ikut dalam pameran kali ini? Apabila anda ikut, anda akan bisa lebih dekat dengan manajemen kantor sehingga lebih mudah untuk membuka toko di sini.
8. Ignoratio elenchi (membenarkan satu pendapat karena berhasil membenarkan pendapat yang lain)
Contoh : Saya tidak setuju mahasiswa mengambil jurusan dual-degree, anda harus ingat pendidikan itu penting dan lebih baik tidak dipisah-pisahkan atau tidak setengah-setengah.
9. Irrelevant humour (guyonan digunakan untuk mengalihkan perhatian)
Contoh : Apa yang anda ketahui tentang saya? Jumlah uang saya??
10. Argumentum ad lazarum (orang miskin tidak selalu lebih baik daripada orang kaya)
Contoh : Tidak ada keuntungannya pengemis menipu orang, dia orang yang tidak mempunyai kemampuan apa-apa selain meminta pada orang lain.
11. Loaded words (mempengaruhi pendapat dengan kata-kata hebih penuh prasangka)
Contoh : Pejuang Indonesia melawan tentara Belanda pada jaman penjajahan.
12. Argumentum ad misericordiam (mempengaruhi pendapat berdasar kasihan)
Contoh : Tindaklanjuti terlebih dahulu kasusnya baru memasukkan tersangka ke penjara. Apakah karena mengirim e-mail ke teman saja bisa dimasukkan ke penjara.
13. Poisoning the well (menyerang sebelum lawan memberikan argumennya)
Contoh : Hanya orang atasan yang bodoh yang tidak tahu bahwa kebutuhan tiap hari para pegawai pabriknya mengalami peningkatan sehingga perlu kenaikan gaji.
14. The red herring (memberi fakta lain yang tidak berhubungan dan membuat kesimpulan tak tercapai)
Contoh : “Kamu melupakan hari jadi kita” “Apakah masalah proyek pembangunan gedung A telah berhasil kamu dapatkan?”
15. The runaway train (membawa argumen ke hal-hal yang jauh)
Fallacy ini mencoba membenarkan hal-hal yang tidak masuk akal berdasar pada prinsip yang sama.
Contoh : Mestinya pemerintah mensubsidi kegiatan belajar mengajar. Misalnya sekolah pedalaman. Sebab berat memperbaiki gedung sekolah yang hampir roboh dengan biaya kecil.
16. The slippery slope (menganggap satu tahap pasti diikuti tahap-tahap berikutnya)
Jadi, maksudnya ada tahap-tahap tertentu untuk mengetahui sesuatu dan itu memerlukan proses untuk mengetahuinya.
17. Tu quoque (menentang pendapat dengan menyalahkan lawan bahwa dia juga demikian)
Maksudnya, seseorang tidak mau dikatakan salah karena dia menganggap bahwa lawannya juga salah.
18. Argumentum ad verecundiam (menggunakan autoritas palsu)
Untuk mengubah cara pemikiran orang lain, seseorang menggunakan orang lain yang banyak dikenal oleh masyarakat supaya mempercayainya.
19. Wishful thinking (menentang/menyetujui pendapat berdasar keinginan kita)

Advertisement


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

et cetera
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.